kelulusan igoy

29 Desember 2011 , hari yang penuh harap cemas. seharusnya aku ga begitu takut dengan hasil sidangnya yogi hafidin (igoy) ,tapi berhubung dialah orang tercinta dan sebagian skripsinya aku yg ngerjain,yaaa wajar saja kalau ada harapan menggebu kalau dia akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
***
pagi hari sesuai perjanjian,kami bertemu di bundaran cibiru dekat kampusnya,aku berjanji akan menemaninya selama proses sidang, walaupun aku sudah tau hr itu aku ada kuliah jam 10 pagi,tp aku berusaha mengacuhkannya,demi igoy,aku rela bolos kuliah, itu sih niat awalku pagi itu. sesampainya di kamusnya, semua mata meliha ke arahku dengan anehnya, berasa salah kostum banget datag ke kampus berbasiskan syariah dan dakwah itu,padahal aku memakai hijab yg enutup dada,tidak memakai jeans ketat, tapi kenapa mereka langsung serentak melihat ke arah ku kerika aku turun dari motor? ahh aku sadar ,ternyata merea blm terbiasa melihat wanita berkerudung dengan gaya hijab masa kini,zzzzz.. waktu demi waktu kita lalui dengan menunggu dosen,,kami berfoto ria mengabadikan setiap momen erkhirnya sebagai mahasiswa,aku senang,karena dia senang akan kehadiranku disampingnya,memberi semangat doa dan senyuman,, tapi,,, aku tidak bisa lepas dari bayang" kuliah terakhir sebelum uasku,. aku takut ini kuliah penentuan, akhirnya aku memutuskan meninggalkan sidangnya dan bergegas ke kampus untuk kuliah,
selama kuliah konsentrasi tak kunjung datang,,pikiranku hanya tertuju pada hasil sidang igoy,dan kabarpun tak kunjung tiba, apa dia yida menganggapku sebagai orang spesial yang seharusnya di kabari tentang apapun itu? aku merasa terpojokkan dan tidak dianggap sama sekali. jadi selama ini aku hanya orang yg km manfaatkan? ahhhhhhh, semakin berpuar" saja firasat buruk di otak ini, hingga tengah hari,setelah didesak olehku akhirnya dia memberi kabar dengan dinginnya "belum keluar hasil neng" ,, setidaknya kamu ngasih kabar bahwa km sudah selesai sidang :( , sungguh merasa tidak dihargai aku ini...
rencananya merayakan kelulusan pun aku tidak diajak,mereka berencana ke rumah igoy yg sedang ditinggal semua keluarga berlibur ke bali, ya. hanya igoy seorang yg menjaga dan mengurus karyawan yang bekerja di pabrik belakang rumahnya, dia seketika berubah menjadi juragan serbet yg biasa dilakoni ayahnya., dengan diawali oleh tangisan dan keedihan,akhirnya aku diajak olehnya untuk ikut berkunjung ke rumahnya,lega rasanya ketika dia meras atak enak ketika aku tak hadir dalam perayaanya..dan ketika kuliah, pertama kalinya aku berniat jahat untuk kabur. dan benar saja ,,,banyak pendukung untuk aku melakukannya,teman"ku membantuku mengeluarkan asku dari jendela agar bisa kabur dari kelas,,,dan aku menyusul igoy ke kosannya, akhirnya kita konvoi ke rumah yang sudah lama ingin kukunjungi itu........

0 comments